Gaya bincang-bincang dan isu seputar seks berubah dalam 15 tahun terakhir. Namun untuk hal yang sensitif seperti perkosaan dan orgasme, tampaknya kesepakatan kesan antara pria dan perempuan masih belum banyak berubah.
Survei menunjukkan kata perkosaan mempunyai arti lebih negatif bagi pria dan perempuan dibanding 15 tahun lalu.
Kekerasan seksual itu mendapat respon paling negatif dari mahasiswa pria, sementara para perempuan bereaksi keras terhadap segala sesuatu yang berhubungan dengan kencan yang berujung pada pemaksaan untuk hubungan seks alias date rape.
"Hasil survei dapat diterjemahkan bahwa perkosaan dalam pandangan pria adalah perbuatan kriminal yang dapat dijatuhi hukuman," diambil dari kutipan kata Prof Virginia Noland dari University of Florida yang memimpin survei. Sedangkan date rape berkaitan dengan passion atau sesuatu yang mereka tak dapat mengontrolnya.
Pengertian istilah seks yang berubah terkait dengan budaya dan lingkungan, seperti dikutip dari rilis, hal tersebut menjadi penting untuk dipahami bukan sebagai pengertian baru dalam kamus semata namun emosi yang lekat pada khalayak.
Pada survei, peneliti meminta 567 mahasiswa menggambarkan kesan mereka terhadap 42 pengertian seks. Kesan itu dibuat dalam peringkat skala 1 hingga 7, dari yang sangat positif hingga sangat negatif.
Hasilnya menunjukkan pria dan perempuan mempunyai pengertian yang berbeda akan jenis obrolan seks yang mereka lihat sebagai topik paling disukai dan paling negatif.
Topik yang paling disukai perempuan adalah orgasme, seks vagina, hubungan seks hingga penetrasi, keperawanan, masturbasi, oral seks, pilihan seks, kehamilan, ereksi dan heteroseksual.
Sedangkan topik seks yang paling negatif dari sudut pandang perempuan adalah date rape, kekerasan seksual, perkosaan, perilaku seks menyimpang, penyakit seks menular, dan HIV/AIDS.
Sementara pria memberikan peringkat positif pada monogami, keperawanan, orgasme, seks vagina, dan heteroseksual. Kesan paling negatif terarah pada perkosaan, penyakit kelamin menular, date rape, dan kekerasan seksual.
Pria dan perempuan memberi peringkat berbeda pada dua penyakit seks. Perempuan menempatkan gonorrhea dan sifilis kurang begitu negatif dibanding anggapan para pria. Barangkali karena perempuan tidak melihat diri mereka berisiko terhadap penyakit tersebut.
Perempuan memberi pengertian negatif terhadap Chlamydia dan human papilloma virus (HPV). Boleh jadi disebabkan penyakit ini khas perempuan dan mempunyai konsekuensi jangka panjang bagi kesehatan reproduksi.
Pria memberi peringkat topik favorit pada HIV/AIDS, ini bisa dibaca bahwa mereka tergolong berisiko rendah. Bisa juga karena menganggap penyakit ini hanya akrab dengan orang yang mempunyai orientasi homoseksual atau biseksual.
Perbedaan persepsi seks berdasarkan jender terlihat dari 12 topik kontroversial. Untuk feminis, gay, heteroseksual, dan perilaku seks agak menyimpang, para mahasiswa pria ini memberi ranking lebih positif dibanding perempuan.
Dibawah beberapa cuplikan seks berdasarkan format .3gp :
- SMU Biologi
- Surabaya Underground
- Sperma Bergizi
- Telanjang Dengar Musik
- Numpang Show
- Papa Jahat
- Porn Teacher
- Oh Shit
- Ough Enak
- Majikan+Sopir
- Jepang
- Catwoman
- Babu Telanjang
- Mirip Agnes
- Ah..ah..
- Angel From UKI
- Aminah
- Anak Bandung
- Amalina Digenjot
- Panda Lokal Masih SMU
- Perkosa ABG
- Panda Cantik Import
- Panlok Muda Bisyar
- YTG Kembang Desa Pose
- Malaysia Kerudung
- Oh Mama
- Lamongan Bergoyang
- Jakarta
- Hospital
- Goyang Nikmat
- Ilena
- Gangbang Bawah Jembatan
- Ella
- Cutie Sarap
- Bupati Lamongan
- Cewek ABG Cantik
- Crot di Muka
- ABG Bigo
- Anak SMP Hidden Kamera
- ML Polwan
- Diperkosa Ramai - Ramai
- ML Perselingkuhan
- Model SMA Parayangan
- Bercinta Pegawai ITC Ambasador
- Istri Teman Bisa Dipakai
- Memek ABG Tebal
- Skandal SMU 17 Serang
- ML Sampai Klimax
- Goa Sungguminasa Bergoyang

0 comments: